manfaat beras merah organik suta

Manfaat Kesehatan Beras Merah Organik SUTA

Kaya kandungan dalam beras merah SUTA protein, mineral, lemak, vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, dan B15), Vitamin E(tokoferol), gamma-oryzanol ,asam ferulat,serta serat pencernaan (dietary fibres).
Konsentrasi Vitamin B15 per 100 gram paling tinggi.

Vitamin B kompleks sangat dibutuhkan sebagai komponen pembangun tubuh, sedangkan vitamin E merupakan antioksidan yang sangat kuat.

Vitamin B15 memang belum dikenal masyarakat.
Senyawa yang juga disebut pangamic acid ini memiliki banyak manfaat.
Struktur kimia Vitamin B15 adalah Glucono-dimethy-lamino-acetic-acid, ditemukan oleh Dr. Krebs Junior, ahli biokimia dari San Francisco, Amerika Serikat, pada tahun 1952.

. B15 digunakan secara teratur di Rusia untuk masalah kesehatan, termasuk:
- Alkoholisme
- Kecanduan obat
- Penuaan dan pikun
- Minimal kerusakan otak pada anak-anak
- Autisme
- Skizofrenia
- Penyakit jantung
- Tekanan darah tinggi; diabetes
- Penyakit kulit
- Penyakit hati
- keracunan bahan kimia

B15 telah terbukti menurunkan kolesterol darah, meningkatkan sirkulasi dan oksigenasi umum sel dan jaringan, dan membantu untuk arteriosclerosis dan hipertensi.

Di Eropa, vitamin B15 telah digunakan untuk mengobati penuaan dini karena kedua stimulus peredaran darah dan efek antioksidan.  Ini membantu melindungi tubuh dari polusi, terutama karbon monoksida.  asam Pangamic (dan mungkin DMG) menawarkan dukungan bagi siapa pun yang tinggal di sebuah kota besar tercemar atau di bawah tinggi stres.

karbohidrat cukup tinggi,merupakan bagian dari endosperma beras karena kulit ari sangat tipis dan menyatu dengan endosperma. Kehadiran karbohidrat ini sangat menguntungkan karena digunakan sebagai sumber energi alternatif. memiliki kandungan asam amino lisin yang lebih tinggi.  Zat gizi lain yang menonjol pada beras merah ini adalah lemak, kadarnya mencapai 10-20 g/100g.

Minyak yang diperoleh dr beras merah ini dapat digunakan sebagai salah satu minyak makan yang terbaik di antara minyak yang ada, dan sudah dijual secara komersial di beberapa negara.

Kandungan protein pada beras merah ini juga sangat baik.
Dibandingkan dengan telur, nilai protein memang kalah, tapi masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan kedelai, biji kapas, jagung, dan tepung terigu.

Selain itu merupakan sumber mineral yang sangat baik, setiap 100 gramnya mengandung kalsium 500-700 mg, magnesium 600-700 mg, dan fosfor 1.000-2.200 mg.

beras ini juga merupakan sumber serat pangan (dietary fiber) yang sangat baik. Selain untuk memperlancar saluran pencernaan, kehadiran serat pangan juga berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol darah.

MANFAAT KESEHATAN DAN POTENSI beras merah organik Thailand SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL

memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan ditambah komponen bioaktif oryzanol, tokoferol, dan asam ferulat menjadikan bekatul sebagai bahan baku yang berpotensi untuk dijadikan pangan fungsional.
(gamma-oryzanol memiliki fungsi seperti efek sirkulasi,secretomotor efek sebum dan efek menyerap ultraviolet yang berasal dari asam ferulat.  Selain itu, untuk tindakan anti-oksidan, dibandingkan dengan tokoferol, gamma-oryzanol dilaporkan jauh unggul dalam ketahanan panas dan juga mengatakan bahwa interaksi antara mereka lebih meningkatkan tindakan anti-oksidan.  Dari fakta ini, gamma-oryzanol tampaknya sangat berguna..

di bidang kosmetik, aplikasi untuk krim dan tabir surya 21 ~ 24) memanfaatkan fungsi resistor kulitnya usia dan efek menyerap ultraviolet.) Pangan fungsional didefinisikan sebagai makanan yang berdasarkan pengetahuan tentang hubungan antara makanan/komponen makanan dan kesehatan diharapkan mempunyai manfaat kesehatan tertentu (Broek, 1993).  Karena merupakan makanan, menurut ilmuwan beras merah organik Thailand mempunyai tiga fungsi dasar, yaitu

(1) sensory (warna dan penampilan menarik, citarasanya enak),
(2) nutritional (bernilai gizi tinggi), dan
(3) physiological (memberikan pengaruh fisiologis yang menguntungkan bagi tubuh).

Beberapa fungsi fisiologis yang diharapkan dari pangan fungsional adalah pencegahan timbulnya penyakit, meningkatkan daya tahan tubuh, regulasi kondisi ritmik tubuh, memperlambat proses penuaan, dan penyehatan kembali (recovery).
Dengan demikian, meskipun mengandung senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan, pangan fungsional bukan kapsul, tablet atau bubuk yang berasal dari senyawa alami. Oleh karena itu pangan fungsional seharusnya dikonsumsi sebagaimana layaknya makanan sehari-hari, bentuknya dapat makanan maupun minuman.
Fraksi lemak telah banyak dilaporkan memberikan efek menurunkan jumlah lemak darah (hipolipidemia) dengan uji pada hewan percobaan maupun manusia.
beras merah organik Thailand menurunkan kadar kolesterol darah dan low density lipoprotein cholesterol (LDL-kolesterol), serta dapat meningkatkan kadar high density lipoprotein cholesterol (HDL-kolesterol) darah.
Kemampuan fraksi disebabkan adanya komponen oryzanol dan kemampuan lainnya dari bahan yang tidak tersabunkan.
Selain itu fraksi non-lemak nya ternyata juga memiliki efek hipolipidemia yang sama dengan fraksi lemak. Selain dapat memberikan efek hipolipidemia, ternyata memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah secara nyata. Asam ferulat dan total fenol adalah komponen biaoktif yang saat ini diketahui terdapat di dalam fraksi bekatul sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan lemak darah, disamping tentunya tokotrienol dan gamma-oryzanol yang sebelumnya telah diketahui sebagai senyawa antioksidan.
Mekanisme penurunan tekanan darah oleh asam ferulat yaitu dengan menghambat kerja enzim angiotensin I-converting enzyme (ACE); suatu enzim yang bertanggung jawab terjadinya peningkatan tekanan darah. penurunan aktivitas ACE.
Mekanisme terjadinya penurunan lemak darah diduga melalui peningkatan kapasitas pengikatan LDL reseptor. Mekanisme lain yang juga berperan dalam penurunan kolesterol darah adalah peningkatan aktivitas enzim cholesterol-7 alpha-hydroxylase (Cyp7a1), suatu enzim yang bertanggung jawab dalam proses biosintesis asam empedu.
Peningkatan aktivitas enzim ini akan menstimulir konversi kolesterol menjadi asam empedu, sehingga dapat menyebabkan terjadinya penurunan kolesterol dalam darah. Sitosterol Komponen penting lainnya
adalah senyawa tokol (tokotrienol dan tokoferol). Tokoferol adalah vitamin E yang bersifat antioksidan yang kuat sehingga penting dalam menjaga kesehatan manusia.
Senyawa fitokimia (phytos = tanaman, chemicals = zat kimia) menjadi topik penelitian penting karena dapat memberikan fungsi-fungsi fisiologis dalam pencegahan penyakit degeneratif.

Kandungan lainnya yang juga memberikan pengaruh kesehatan sangat menguntungkan adalah oryzanol dan asam ferulat (ferulic acid).
Komposisi fitokimia bekatul sangat bervariasi, tergantung kepada faktor agronomis, varietas padi, dan proses DALAM PENGOBATAN PENYAKIT – PENYAKIT DIBAWAH INI DISARANKAN UNTUK MENGONSUMSI BERAS MERAH INI.
1 . Diabetes Mellitus ( kencing manis )
2 . Hypertensi ( tekanan darah tinggi )
3 . Hypercholesterolaemi ( kadar kolesterol tinggi )
4 . Arteriosclerosis ( pengapuran pembulu darah )
5 . Heart Infarct ( serangan jantung karena penyumbatan )
6 . Coronair Insufficiency ( gangguan aliran pembuluh darah jantung )
7 . Asthma Bronchiale ( bengkak, asma )   
8 . Cirrhosis Hepatis ( memperbaiki fungsi hati )
9 . Rheumatic ( encok )
10. Libido laki – laki yang menurun GAIRAH S*X NYA.
11. Gejala sering sakit kepala, sering pusing pada tekanan darah rendah
12. Gejala sering ‘berdebar jantung’ dan ‘extrasystole’
13. Rasa pegal pada otot
14. Mengatasi gangguan pencernaan.
15. Obstiopasi (susah buang air besar( sembelit )
16. Peningkatan daya tahan fisik ( ausdauer )
17. Pencegahan kanker
18. Basedov Hyperthroid ( GONDOK )
19. Penuaan dini
20. Mudah lelah,gampang capek
21.Obesitas ( kegemukan ) konsumsi rutin selama 1 bulan. Lihat hasilnya.

Cara Memasak Beras Merah

Comments   

 
0 #1 presko 2013-04-04 15:59
:-) :-) Salut untuk SUTA, yang berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk kesehatan
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh